• Juni 10, 2024

Review Botworld Adventure Dengan Petualangan Robot Dalam Petarung

Dari sekian banyak judul game cuma-cuma di Google Play, nama Botworld Adventure sukses mencuri perhatian kami. Game kreasi Featherweight, developer asal Australia ini, menawarkan pengalaman bermain yang jarang dikasih dari game gratisan untuk Android. Ialah petualangan open world dengan basis permainan role playing game (RPG).

Absensi Botworld semacam itu menarik di tengah ketidakhadiran judul game cuma-cuma dengan tema MOBA atau Balapan. Tema petualangan milik Botworld membuat bermain game mobile jadi terasa menyenangkan kembali. Dengan proses bermain yang dinamis, bukan sekedar mengumpulkan item atau aksesoris saja. Melainkan juga lokasi bermain yang terus berubah seiring perkembangan objective yang perlu dicapai.

Sebelum merilis Botworld Adventure, Featherweight slot server thailand no 1 sendiri sudah menelurkan dua judul game yang cukup sukses diterima pasar. Judul pertama Rodeo Stampede, seputar seorang koboi yang berupaya menangkap hewan dengan tali lasonya. Kemudian ada Skiing Yeti Mountain yang nampak terinspirasi dari game klasik SKI di Microsoft Windows.

Dari kesemua judul game yang pernah rilis, bisa kami katakan bahwa Botworld Adventures memiliki skala paling masif. Dan melalui peluang bermain di program early access, kami coba memberikan gambaran dari sebagian skor review game khas Gizmologi. Khusus untuk kau para Gizmofriends, pembaca setia rubrik games ini!

User Interface / Experiences
Jika kau pernah memainkan atau setidaknya mengamati game berkonsep RPG di konsol, mungkin akan gampang memahami tampilan antarmuka Botworld Adventure. Kau akan seketika masuk ke dunia permainan di base camp atau kota daerah cerita berawal. Tepatnya di kapal milik ayah dari karaktermu. Tanpa melalui beranda menu terlebih dahulu.

Pada komponen kiri atas layar akan tersedia icon untuk kostumisasi, shop, rewards, serta kancah yang hanya bisa diakses jikalau sudah mencapai level tertentu. Kemudian pada sisi kanan atas ada hamparan peta. Berisi lembaran cerita dan objective (dalam game ini disebut Contracts) untuk membantumu mencapai proses yang lebih terarah.

Featherweight membuat antarmuka game ini terasa clean dan simple. Ciri yang mereka bawa sejak Rodeo Stampede. Tidak lain untuk memudahkan gamer sepertimu gampang mengakses bermacam menu yang tersedia secara efisien. Ditambah kalimat informasi yang ringkas tidak bertele-tele tapi bisa dengan gampang dipahami.

Bagian antarmuka atau user interface Botworld wajib diapresiasi. Bukan yang terbaik atau terkeren, tapi cukup untuk memberikan apa yang menjadi kebutuhan gamer untuk memecahkan proses permainan.

Featherweight bukanlah studio besar. Didirikan sejak tahun 2014 oleh Dylan Bevis dan Regu Kaldor, mereka mendefinisikan Featherweight sebagai studio kecil. Dengan tekad, orisinalitas, untuk membuat game berkualitas yang sanggup meninju hingga kelas di atasnya. Dan itu nampak dalam game karya mereka yang lebih mementingkan gameplay.

Botworld Adventure memiliki nafas kreasi seperti Rodeo Trapede yang lebih dahulu dibuat Featherweight. Melalui kombinasi olah warna mencolok dikedepankan, membungkus desain karakter yang tampil simpel. Termasuk untuk lingkungan daerah permainan berlangsung. Tidak ada mendetail gradasi mencolok di dalamnya.

Grafis visual game ini nampak menarik di awal, tapi seiring waktu memainkannya akan jadi nampak menjemukan. Sebab dengan proses cukup lambat, dunia yang tersaji nampak betul-betul monoton di sebagian daerah. Banyak ruang kosong di lingkungan Botwrold, sehingga menghilangkan unsur kejutan. Terpenting saat berjumpa lawan di hutan, seumpama.