• November 22, 2023
siber

Waspada, Gamer Tak Luput dari Incaran Penjahat Siber

Di tengah banyaknya ancaman siber yang marak mengintai saat ini, gamer pun termasuk wajib waspada bersama dengan masalah keamanan semacam ini, selain itu kami juga akan memberikan rekomendasi situs judi online di link https://wisatakampungblekok.com/.

Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengingatkan bahwa komunitas game atau gamer pun tambah memperoleh ancaman dari para penjahat dunia maya

Dalam periode 1 Juli 2022 hingga 1 Juli 2023, solusi Kaspersky mendeteksi 4.076.530 usaha untuk mengunduh 30.684 file unik yang disamarkan sebagai game populer, mod, cheat, dan perangkat lunak berkenaan game lainnya.

Insiden ini berdampak pada 192.456 pengguna di seluruh dunia. File-file ini, khususnya diklasifikasikan sebagai perangkat lunak yang tidak di idamkan dan sering diberi label sebagai bukan virus: Downloader (89,70 persen), tidak berbahaya.

Namun, mereka bisa mengunduh bermacam program lain, lebih-lebih program berbahaya, ke perangkat pengguna. Adware (5,25 persen) dan Trojan (2,39 persen) termasuk merupakan ancaman penting bagi para gamer desktop.

Vasily Kolesnikov, ahli keamanan siber di Kaspersky menyebut, didalam industri game yang dinamis, banyak knowledge teristimewa dan keuangan yang ada di dalamnya. Inilah yang menyebabkan penjahat siber tertarik memanfaatkannya.

“Mereka mengeksploitasi account game bersama dengan mencuri aset didalam game, mata uang virtual, dan menjual account game yang udah disusupi,seringkali bersama dengan nilai di dunia nyata,” kata Kolesnikov, mengutip siaran pers, Rabu (22/11/2023).

Ia menjelaskan, pencarian knowledge teristimewa yang tanpa henti udah menyebabkan lonjakan serangan ransomware, lebih-lebih berdampak pada gamer profesional yang bergantung pada permainan tanpa gangguan.

“Hal ini menggarisbawahi kebutuhan penting untuk menambah kesadaran keamanan siber dalam komunitas game,” tegasnya.

Minecraft Target Favorit Penjahat Siber

Kaspersky menjelaskan bahwa Minecraft menjadi target favorit buat para penjahat dunia maya, menyebabkan hingga 70,29 % dari seluruh peringatan.

Menurut perusahaan, ancaman yang pakai Minecraft sebagai umpan berdampak pada 130.619 pemain di seluruh dunia selama periode pelaporan.

Judul lainnya adalah Roblox, yang menjadi target favorit ke-dua, berkontribusi pada 20,37 % dari seluruh peringatan yang memengaruhi 30.367 pengguna.

Baca juga:

Game Kasual yang Bisa Membawa Ketenangan di Waktu Senggang Kamu

Netflix Akan Hadirkan Layanan Cloud Gaming, Tidak Peduli Meski Google Stadia dan Luna Gagal

Lalu ada Counter-Strike: Global Offensive (4,78 persen), PUBG (2,85 persen), Hogwarts Legacy (0,60 persen), DOTA 2 (0,45 persen), dan League of Legends (0,31 persen), yang termasuk game-game terkemuka, yang menjadi sasaran ancaman penjahat dunia maya.

Sementara di ranah game mobile, termasuk tidak luput dari ancaman serangan siber dari para penjahat dunia maya.

Menurut Newzoo didalam laporannya di 2023, komunitas gim seluler mempunyai lebih dari tiga miliar gamer, atau nyaris 40 % populasi dunia. Antara 1 Juli 2022 hingga 1 Juli 2023, Kaspersky mencatat ada 436.786 usaha menginfeksi perangkat seluler, yang berdampak pada 84.539 pengguna.

Minecraft Masih Jadi Target di Ranah Mobile

Di sektor gim mobile, lagi-lagi Minecraft tetap menjadi target utama para penjahat siber, di mana 90,37 % serangan terlalu fokus pada 80.128 gamer yang menjadi korban.

Pengguna di Indonesia pun termasuk tidak lepas dari eksploitasi lewat Minecraft, yang menyebabkan serangan Trojan.AndroidOS.Pootel.a, yang secara diam-diam mendaftarkan langganan seluler.

Di segi lain, Republik Islam Iran merupakan negara bersama dengan prevalensi tertinggi serangan ini, bersama dengan 140.482 peringatan yang berdampak pada 54.467 pemain Minecraft.

PUBG: Battlegrounds Battle Royale menjadi gim seluler ke dua yang paling banyak dieksploitasi oleh para penjahat, bersama dengan 5,09 % dari seluruh peringatan, bersama dengan sebagian besar insiden berasal dari pengguna di Federasi Rusia.

Sementara Roblox (3,33 persen), berada di peringkat ketiga didalam hal deteksi, tapi ke dua didalam jumlah pengguna yang terkena dampak.

Kemunculan Trojan SpyNote

Kaspersky pun melihat kemunculan dari SpyNote, trojan mata-mata yang didistribusikan di antara pengguna Roblox di Android, bersama dengan kedok mod.

Trojan ini membuktikan bermacam kapabilitas mata-mata, termasuk keylogging, perekaman layar, streaming video dari kamera ponsel,dan kapabilitas menyamar sebagai aplikasi Google dan Facebook, untuk menipu pengguna sehingga membocorkan kata sandi mereka.

Para gamer termasuk wajib waspada bersama dengan halaman phishing, di mana perangkat lunak berbahaya dan tidak diinginkan, seringkali disamarkan sebagai gim populer. Mereka biasanya disebarluaskan lewat web web pihak ketiga, yang menawarkan versi bajakan dari sebuah game.

Laman yang menipu ini biasanya menampilkan jumlah unduhan yang berlebihan, sehingga berpotensi menyesatkan pengguna sehingga menimbulkan rasa aman yang keliru.

Meskipun demikian, mengeklik tombol unduh biasanya menghasilkan arsip yang mungkin memuat elemen berbahaya atau tidak terkait, sehingga menyimpang dari konten yang dijanjikan.